Sistem Peredaran Darah pada Katak (Amphibi)
Merta, dkk (2016) dalam jurnalnya "Sistem peredaran darah adalah sistem
yang mempunyai sangkut paut dengan
pergerakan darah di dalam pembuluh darah dan
juga perpindahan darah dari satu tempat ke tempat lain. Salah satu peranan penting
peredaran darah adalah mengangkut oksigen
(O2) dari paru-paru ke seluruh jaringan. Sistem peredaran darah terdiri dari jantung/cor, pembuluh darah (aorta, arterikapiler, vena), dan darah. Jantung merupakan organ sebagai pemompa darah, sedangkan darah berfungsi sebagai transportasi nutrient, oksigen, karbon dioksida, ampas metabolisme dan hormon (Ganong, 2010)."
Katak merupakan hewan berdarah dingin (poikiloterm), artinya memiliki suhu tubuh yang berubah sesuai dengan lingkungan (Eckert, 2012). katak melakukan adaptasi tingkah laku untuk menstabilkan suhu tubuh dan tidak bergantung pada metabolisme tubuh (Yushinta, 2002). Jantung katak (Rana sp.) terdiri dari tiga ruangan
yaitu dua atrium dan satu ventrikel. Peredaran darah katak termasuk
peredaran ganda dan tertutup. Peredaran darah
pulmoner, darah dipompa dari ventrikel masuk
ke pulmo melalui arteri pulmonalis kemudian
darah kaya okesigen (O2) akan masuk kedalam atrium
kiri. Peredaran darah sistemik, darah dipompa
dari ventrikel masuk ke aorta, arteri, kapiler,
kemudian nutrisi dan oksigen disuplai pada sel.
Darah kaya karbon dioksida (CO2) akan kembali ke
jantung melalui venula, vena, dan vena kava, dan
bermuara pada atrium kanan (Campbell, 2004).
Merta,dkk (2016) menyatakan, darah yang kaya O2 dari paru-paru dan kulit masuk ke atrium kiri. Darah yang miskin O2 masuk ke atrium kanan dengan perantaraan sinus venosus. Dari atrium darah masuk ke ventrikel sehingga terjadi percampuran darah yang kaya O2 dan darah yang miskin O2 . Dari ventrikel darah yang kaya O2 dipompa ke jaringan tubuh dan pada saat darah yang miskin O2 dialirkan ke paru-paru dan ke kulit untuk memperoleh O2.
Sistem peredaran darah pada katak terdiri dari:
- Jantung beruang tiga
- Arteri
- Vena
- Sinus Venosus
- Kelenjar limfa
- Cairan limfa
Jantung katak terdiri dari :
- Sebuah bilik yang berdinding tebal dan letaknya disebelah posterior
- Dua buah serambi, yakni serambi kanan (atrium dekster) dan serambi kiri (atrium sinister)
- Sinus Venosus yang berbentuk segitiga dan terletak disebelah dorsal dari jantung
- Trunkus arteriosus berupa pembuluh bulat yang keluar dari bagian dasar anterior bilik.
Campbell. 2004. Biologi Edisi Kelima Jilid Tiga. Jakarta: Erlangga
Eckert, R. 2012. Animal Energetics and Temperature in: Animal Physiology Mechansm and Adaptation. 2 nd Edition. WH Freeman and Company. New York, halaman 23-25
Ganong, W.F. 2010. Fisiologi Kedokteran. Edisi ke 10. Terjemahan Adhi Dharma. ECG. Penerbit Buku Kedokteran Jakarta.
Merta, dkk (2016). Perbandingan antara Frekwensi Denyut Jantung Katak(Rana sp.) dengan Frekwensi Denyut Jantung Mencit (Mus musculus) Berdasarkan Ruang Jantung. Jurnal Biota. Vol. 1 (3): 126−131
Yushinta. 2002. Fisiologi Ikan. Faskultas Ilmu Kelautan dan Perikanan. Universitas Hasanudin, Makassar.

